Beranda Internasional Menang Telak Di Pemilu, Pimpinan Junta Dicalonkan Jadi Presiden Myanmar

Menang Telak Di Pemilu, Pimpinan Junta Dicalonkan Jadi Presiden Myanmar

Berdasarkan hasil resmi yang diumumkan Kamis malam, Partai Uni Solidaritas dan Pembangunan (USDP) yang didukung junta memenangkan 58 persen suara, mengamankan 339 dari 420 kursi parlemen yang diperebutkan.

0
Pemimpin Junta Min Aung Hlaing (EastAsiaForum)

CARAPANDANG - Partai pro-militer Myanmar meraih kemenangan besar dalam pemilihan umum yang digelar secara bertahap sejak Desember lalu, membuka jalan bagi pimpinan junta, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, untuk kembali dicalonkan sebagai Presiden Myanmar.

Berdasarkan hasil resmi yang diumumkan Kamis (29/1/2026) malam, Partai Uni Solidaritas dan Pembangunan (USDP) yang didukung junta memenangkan 58 persen suara, mengamankan 339 dari 420 kursi parlemen yang diperebutkan.

Dengan tambahan 166 kursi yang diisi oleh perwira militer melalui penunjukan langsung, kubu pro-militer kini menguasai sekitar 86 persen dari total kursi di parlemen.

Parlemen Myanmar dijadwalkan mulai bersidang pada Maret mendatang, di mana kubu pro-militer diperkirakan akan mengajukan Min Aung Hlaing sebagai calon presiden.

Pemerintahan baru tersebut rencananya akan dilantik pada April.

Junta Myanmar menyatakan pemilu ini sebagai tanda "kembalinya demokrasi", merupakan pemilu pertama sejak kudeta tahun 2021 yang menggulingkan pemerintahan sipil pimpinan Aung San Suu Kyi.

China telah menyampaikan ucapan selamat dan janji dukungan berkelanjutan bagi perdamaian dan stabilitas Myanmar, sementara ASEAN, melalui duta khususnya, menyatakan belum ada konsensus mengenai respons terhadap pemilu tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here