Beranda Ekonomi Mendagri Minta Pemda Data Kerusakan Sekolah dan Rumah Ibadah Gempa NTT

Mendagri Minta Pemda Data Kerusakan Sekolah dan Rumah Ibadah Gempa NTT

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mendata kerusakan sekolah dan rumah ibadah akibat gempa di Nusa Tenggara Timur sebagai dasar penanganan.

0
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mendata kerusakan sekolah dan rumah ibadah akibat gempa di Nusa Tenggara Timur sebagai dasar penanganan.

CARAPANDANG - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mendata kerusakan sekolah dan rumah ibadah akibat gempa di Nusa Tenggara Timur sebagai dasar penanganan.

"Pak Bupati, tolong, Pak didatakan juga sekolah-sekolah dan rumah ibadah, berapa jumlah SD, SMP, SMA, atau PAUD. Setelah itu, tingkat kerusakannya ringan, sedang, berat. Secepat mungkin, makin cepat didata, makin cepat juga kita bergerak," kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Tito menyampaikan hal tersebut setelah meninjau salah satu masjid yang roboh di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Senin (17/8).

Menurut dia, pendataan tingkat kerusakan fasilitas pendidikan dan rumah ibadah menjadi acuan kementerian terkait dalam mempercepat penanganan sekaligus memastikan kebutuhan pendidikan dan rohani masyarakat terpenuhi.

Tito mengatakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah termasuk instansi yang sigap menangani persoalan pendidikan di wilayah terdampak bencana berdasarkan pengalaman penanganan bencana sebelumnya.

Ia mencontohkan penanganan pascabencana tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang mengakibatkan 4.922 sekolah mengalami kerusakan.

"Di Sumatera itu 4.922 sekolah yang rusak. Itu sebagian besar sudah 80-90 persen sudah jalan semua operasional (rehabilitasi dan rekonstruksi)," katanya.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here