Mendikdasmen pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah direvitalisasi secara optimal. “Kami mohon kepada sekolah-sekolah yang mendapatkan revitalisasi agar gedungnya dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, demi memberikan layanan pendidikan yang bermutu untuk semua,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, melaporkan bahwa pada tahun 2025, program revitalisasi menjangkau 26 PAUD, 86 SD, 78 SMP, 29 SMA, 25 SMK, dan 6 SLB, dengan total bantuan mencapai sekitar Rp232 miliar.
Guru SMAS Al-Islam Nurul Maad, Astriani, menyampaikan bahwa sekolahnya menerima bantuan revitalisasi berupa lima ruangan baru, yaitu laboratorium IPA, laboratorium komputer, UKS, ruang BK, serta toilet. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu dan pihak sekolah telah merencanakan untuk memanfaatkannya secara maksimal.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Kemendikdasmen sudah memberikan kami kesempatan untuk bisa mendapatkan bantuan yang luar biasa ini. Mudah-mudahan fasilitas ini dapat kami manfaatkan sebaik mungkin agar siswa-siswi kami mampu bersaing,” ungkap Astriani.