CARAPANDANG.COM- Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan kementeriannya terus mempersiapkan tahapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang salah satunya fokus pada pembahasan model bisnis.
"Operasional kegiatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sedang kami matangkan bisnis model dan feasibility study-nya," kata Ferry dalam pidato pembukaan agenda Sarasehan Nasional MPDI, di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu.
Ia menjelaskan program KDKMP didorong untuk menggerakkan perekonomian ke arah lebih produktif, sehingga perlu menghitung potensi profit secara rinci agar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Koperasi tersebut akan menjadi tempat menyalurkan barang-barang subsidi, mulai elpiji 3 kilogram, pupuk, beras, hingga minyak goreng.
Barang subsidi, seperti elpiji 3 kilogram yang dipasarkan melalui KDKMP dikatakannya harus dipastikan harganya terjangkau. Kemudian, stok perlu dijamin mencukupi sesuai kebutuhan masyarakat di suatu wilayah desa maupun kelurahan.
"Begitu pun pupuk subsidi, PT Pupuk Indonesia langsung ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujar dia.
KDKMP disebutnya juga berperan sebagai pihak yang akan menyerap dan memperdagangkan hasil produk pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, hingga kerajinan masyarakat dengan harga bersaing.