Beranda Internasional Menlu China Ajak Negara-Negara "Global South" Jaga Multilateralisme

Menlu China Ajak Negara-Negara "Global South" Jaga Multilateralisme

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengajak negara-negara yang masuk dalam kategori "selatan global" (global south) untuk menjaga semangat multilateralisme.

0
istimewa

China, ungkap Wang Yi, akan dengan teguh mendukung liberalisasi dan memfasilitasi perdagangan serta investasi, dan teguh menjaga stabilitas dan kelancaran rantai industri serta rantai pasokan global.

"China akan memperluas keterbukaan tingkat tinggi ke luar negeri, tidak hanya memikul tanggung jawab sebagai 'pabrik dunia' tapi juga harus memainkan peran sebagai 'pasar dunia'," tegas Wang Yi.

"Global south" atau selatan global adalah istilah pengelompokan negara berdasarkan karakteristik sosial, ekonomi dan politik. Menurut Badan Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD), "global south" secara luas meliputi Afrika, Amerika Latin dan Karibia, Asia (tidak termasuk Israel, Jepang, dan Korea Selatan), dan Oseania (tidak termasuk Australia dan Selandia Baru).

Sebagian besar negara-negara "global south" umumnya diidentifikasi sebagai negara yang pendapatan yang rendah, tingkat kemiskinan yang tinggi, pertumbuhan populasi yang tinggi, perumahan yang tidak memadai, kesempatan pendidikan terbatas, sistem kesehatan yang kurang baik dan berbagai masalah lainnya. "Global south" juga kerap diidentifikasi sebagai negara "dunia ketiga" maupun negara-negara industri baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here