Dia pun mengatakan Presiden Prabowo Subianto menyambut dan mengundang lebih banyak perusahaan China untuk berinvestasi di Indonesia.
"Indonesia akan menciptakan lingkungan usaha yang baik bagi perusahaan-perusahaan dari berbagai negara, termasuk China, untuk berinvestasi dan mengembangkan usaha," tegas Airlangga.
Indonesia, tambah Airlangga, berharap dapat terus memperluas proyek-proyek kerja sama penting dalam kerangka Inisiatif Sabuk dan Jalan bersama China, termasuk program "Two Countries, Twin Paks".
"Indonesia juga berharap dapat semakin memperdalam hubungan perdagangan dan investasi, menciptakan sinergi pembangunan ekonomi, mendorong kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua negara agar terus mencapai kemajuan baru, serta memberikan manfaat bagi rakyat kedua negara," tambah Airlangga.
Sebelumnya pada Jumat (17/7), dalam pertemuan dengan Menteri Perdagangan China Wang Wentao, Airlangga menyampaikan selama ini China telah menjadi mitra dagang utama Indonesia. Pada 2025, nilai total perdagangan Indonesia-China mencapai 154,6 miliar dolar AS.
Selama periode 2021–2025, total perdagangan kedua negara menunjukkan tren pertumbuhan sebesar 7,24 persen.