Selain itu, sekitar 70.510 penyandang disabilitas juga terancam tidak memperoleh layanan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi). Dari jumlah tersebut, hanya 14.743 orang yang dapat dijangkau dengan anggaran yang tersedia.
“Dari 70.000 penyandang disabilitas atau calon penerima manfaat, hanya bisa menjangkau 14.743 orang dari total kebutuhan Rp261 miliar, karena anggarannya belum tersedia,” kata Saifullah Yusuf.
Sebelumnya, Kementerian Sosial mengajukan tambahan anggaran Rp22,49 triliun untuk tahun 2027. Jika disetujui, total anggaran Kemensos akan meningkat menjadi Rp107,20 triliun.