Meta merilis bobot (weights) model ini secara terbuka di bawah lisensi Apache 2.0, yang memungkinkan para pengembang untuk mengunduh, memodifikasi, dan menggunakan model secara gratis, termasuk untuk keperluan komersial.
CEO Meta Mark Zuckerberg menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari visi "personal superintelligence" dan komitmen perusahaan terhadap pengembangan AI open-source.
Ia menekankan pentingnya mendistribusikan kecerdasan buatan secara luas untuk memberdayakan individu.
Langkah ini juga dinilai sebagai strategi Meta untuk tetap kompetitif di pasar model terbuka di tengah dominasi model-model AI asal China yang semakin meningkat.
Kehadiran Muse Glimmer menunjukkan pergeseran persaingan AI, bukan hanya soal kecerdasan di cloud, tetapi juga kemampuan menghadirkan AI canggih yang bisa berjalan langsung di perangkat pribadi pengguna.