Beranda Ekonomi Neraca Dagang Mei 2026 Defisit US$1,61 Miliar, Surplus 72 Bulan Berakhir

Neraca Dagang Mei 2026 Defisit US$1,61 Miliar, Surplus 72 Bulan Berakhir

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa faktor utama defisit adalah sektor migas yang mencatat defisit hingga US$3,76 miliar.

0
BPS catat Neraca Dagang Mei 2026 Defisit

Sebaliknya, impor justru melonjak signifikan. Nilai impor Mei 2026 mencapai US$24,81 miliar atau naik 22,16% dibandingkan Mei 2025.

Impor migas melonjak 70,78% menjadi US$4,51 miliar, sementara impor nonmigas naik 14,89% menjadi US$20,30 miliar.

Meskipun mengalami defisit pada Mei 2026, secara kumulatif periode Januari–Mei 2026 neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus sebesar US$4,03 miliar.

Surplus ini ditopang oleh surplus nonmigas sebesar US$16,31 miliar, sedangkan sektor migas masih mengalami defisit US$12,28 miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here