Beranda Berita PBB Peringatkan Bahaya "Hujan Beracun" akibat Serangan terhadap Depot Minyak di Timur Tengah

PBB Peringatkan Bahaya "Hujan Beracun" akibat Serangan terhadap Depot Minyak di Timur Tengah

Foto yang diabadikan pada 7 Maret 2026 ini menunjukkan asap membubung setelah serangan udara Israel di Teheran, Iran. (Carapandang/Xinhua/Shadati)

0
Xinhua

   Christian Lindmeier, jubir Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), memperingatkan bahwa "hujan hitam" dan "hujan asam" yang mengguyur Teheran pascaserangan tersebut merupakan "bahaya nyata" bagi rakyat Iran.

Foto yang diabadikan pada 3 Maret 2026 ini menunjukkan kepulan asap setelah ledakan yang terdengar di Teheran, Iran. (Carapandang/Xinhua/Shadati)

   "Kami terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit serta otoritas terkait, dan otoritas Iran telah mengeluarkan peringatan yang menyarankan warga untuk tetap berada di dalam rumah, terutama mengingat adanya serangan terhadap gudang-gudang minyak," ujarnya.

   Lindmeier menambahkan bahwa laporan mengenai serangan terhadap infrastruktur minyak di Bahrain dan Arab Saudi juga menimbulkan kekhawatiran akan adanya "paparan polusi regional yang lebih luas."

   Perwakilan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR) di Lebanon, Karolina Lindholm Billing, mengatakan lebih dari 100.000 orang telah mengungsi akibat serangan Israel dan perintah evakuasi dalam 24 jam terakhir, sehingga total warga yang terpaksa meninggalkan tempat tinggalnya akibat konflik ini mencapai hampir 700.000 jiwa.

   "Kami melihat deretan mobil di sepanjang jalan dengan orang-orang yang tidur di dalamnya," ungkapnya. "Sebagian besar melarikan diri dengan tergesa-gesa hampir tidak membawa apa-apa. Mereka mencari perlindungan di Beirut, wilayah Gunung Lebanon, Lebanon utara, dan sebagian wilayah Bekaa."

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here