Beranda Umum Pemerintah Rombak Total Buku Pelajaran SD-SMA, Ukuran Font & Bahan Jadi Sorotan

Pemerintah Rombak Total Buku Pelajaran SD-SMA, Ukuran Font & Bahan Jadi Sorotan

Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut langsung dari temuan Presiden Prabowo Subianto yang menilai kualitas buku ajar di Indonesia masih jauh dari layak, baik dari segi materi, kenyamanan baca, hingga ketahanan fisiknya.

0
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

Perombakan ini juga menyasar tiga mata pelajaran strategis yang menjadi perhatian khusus Presiden, yaitu wawasan kebangsaan dan nasionalisme untuk memperkuat karakter bangsa, matematika untuk mengejar ketertinggalan di bidang sains dan teknologi, serta bahasa asing terutama bahasa Inggris untuk menghadapi persaingan global.

Selain buku pelajaran, pemerintah juga akan mendesain ulang buku tulis untuk siswa kelas 1-3 SD dengan ukuran garis yang lebih lebar.

Hal ini bertujuan agar anak-anak yang baru belajar menulis tidak terbiasa membuat tulisan yang terlalu kecil dan melatih motorik halus mereka.

Mensesneg Prasetyo menegaskan bahwa kebijakan ini bukan langkah kuno, mengingat sejumlah negara di Eropa justru mulai mengurangi penggunaan gadget dan kembali membiasakan penggunaan buku fisik untuk meningkatkan daya ingat dan konsentrasi siswa.

Proses penyusunan buku baru ini melibatkan tim gabungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Riset dan Teknologi, serta BRIN, dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here