Secara keseluruhan, alokasi subsidi transportasi dalam APBD DKI Jakarta mencapai Rp4,77 triliun, dengan porsi terbesar sebesar Rp3,75 triliun disalurkan untuk operasional Transjakarta.
Meski akan menaikkan tarif, Pramono memastikan tarif baru tetap akan mempertimbangkan kemampuan masyarakat.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno sempat menyebut tarif berpotensi berada di kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000, namun Pramono belum bersedia mengonfirmasi angka tersebut.
"Nanti saya yang putuskan," ujar Pramono singkat.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi komprehensif terkait urgensi penyesuaian tarif kepada masyarakat.
Selain itu, Dishub juga akan memperluas skema tarif integrasi maksimum Rp10.000 dalam tiga jam melalui aplikasi JakLingko untuk mencakup seluruh rute Transjabodetabek.
Saat ini terdapat 18 rute Transjabodetabek yang beroperasi. Rute Universitas Indonesia–Lebak Bulus menjadi yang paling diminati dengan 3,88 juta pelanggan, disusul rute Poris Plawad–Petamburan (3,68 juta pelanggan) dan Ciputat–CSW (3,67 juta pelanggan).
Masa uji coba tarif promo Rp3.500 untuk rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta dijadwalkan berakhir pada 12 Juni 2026. Rute yang diresmikan pada 12 Maret 2026 tersebut melayani perjalanan sepanjang 65,13 kilometer dengan 23 titik pemberhentian.