“Jalan lain adalah mengintensifkan peran negara mediator,” ucapnya. “Harapannya mereka bisa mencegah situasi menjadi lebih buruk.”
Rachmat menambahkan baik Trump maupun rezim Iran sama-sama mempertahankan posisi keras masing-masing. Presiden AS itu menggunakan pendekatan maximum pressure, sementara Iran merasa kehormatan dan kedaulatan negaranya tidak dapat diganggu gugat.
Trump sebelumnya menolak usulan Iran menanggapi proposal perdamaian yang diajukan Washington. “Saya tidak menyukainya, sama sekali tidak bisa diterima,” katanya melalui akun Truth Social.
Penolakan tersebut jelas membuat prospek perdamaian di kawasan tersebut semakin tidak jelas. Harga energi global pun ikut melonjak akibat blokade Selat Hormuz, jalur perdagangan minyak terbesar di dunia. dilansir rri.co.id