Beranda Politik Pengamat Politik Soal Pribadi Presiden Diserang di Medsos bukan Bagian dari kritik

Pengamat Politik Soal Pribadi Presiden Diserang di Medsos bukan Bagian dari kritik

Pengamat politik Ayip Tayana menyayangkan maraknya konten-konten negatif yang menyerang pribadi Presiden Prabowo Subianto di media sosial (medsos)

0
Pengamat Politik Soal Pribadi Presiden Diserang di Medsos bukan Bagian dari kritik

CARAPANDANG - Pengamat politik Ayip Tayana menyayangkan maraknya konten-konten negatif yang menyerang pribadi Presiden Prabowo Subianto di media sosial (medsos).

Menurutnya, meski kebebasan berpendapat dijamin dalam demokrasi, tetapi tidak sepantasnya kritik digeser menjadi penghinaan pribadi.

Ayip dalam keterangan di Jakarta, Minggu, mencontohkan terkait dengan sebutan narcissistic personality disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik yang disematkan kepada Presiden Prabowo.

"Ini bukan kritik, tetapi lebih pada penghinaan pribadi. Bangsa ini harus mampu membedakan mana kritik dan mana yang disebut dengan penghinaan. Bicara Prabowo NPD itu bukan kritik. Presiden ini kan harus dikritik, tetapi kalau membahasakan Presiden dengan NPD itu bukan kritik menurut saya," kata Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional itu.

Ayip menilai penyerangan pribadi yang menjatuhkan martabat seseorang itu bukan bagian dari kebebasan berpendapat. Sebab, harusnya kritik lebih menyasar pada kebijakan atau tindakan seorang Presiden, bukan yang hanya mendorong kemarahan publik saja.

"Di sana tidak ada argumentasinya, tidak ada tanggung jawabnya, yang digunakan hanyalah untuk menyulut emosi, menyulut kemarahan, dan tujuan hanya untuk itu. Hanya mau orang lain itu marah dengan pernyataan-pernyataannya," ujarnya.

Masalahnya, lanjut dia, konten-konten seperti itu justru yang mendapatkan interaksi tinggi di masyarakat dan dianggap representasi pandangan publik.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here