"Kami menyadari masyarakat harus mengeluarkan waktu lebih lama untuk mendapatkan BBM, termasuk para pengemudi angkutan umum, pelaku usaha, pekerja, dan masyarakat yang membutuhkan BBM untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Atas kondisi tersebut, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara yang terdampak," ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Pertamina menargetkan distribusi BBM di Sumatera Utara kembali normal dalam dua hari ke depan.