Beranda Umum Puluhan Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Arab Saudi Imbas Konflik Iran-AS

Puluhan Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Arab Saudi Imbas Konflik Iran-AS

Ketua Komisi Nasional (Komnas) Haji, Mustolih Siradj, mendesak Pemerintah RI untuk segera mengambil langkah mitigasi terukur guna menjamin keselamatan para jemaah di tengah situasi perang yang tidak menentu.

0
Ilustrasi

Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung, mengungkapkan jemaah yang menggunakan penerbangan langsung (direct flight) dari Jeddah atau Madinah relatif aman dan bisa pulang tepat waktu.

"Yang bermasalah itu yang transit. Jadi yang transit di Doha, di Dubai, atau di Oman itu agak bermasalah. Ini bermasalahnya itu karena termasuk wilayah konflik," jelas Yomanius seperti dikutip Laporan Rakyat.

Kondisi serupa dikonfirmasi sejumlah biro perjalanan di Malang, Jawa Timur. Fakhri Fahreza, pemilik Tombo Ati Tour and Travel, menyebutkan 20 jemaahnya masih tertahan di Arab Saudi karena pembatalan jadwal penerbangan.

Hal senada disampaikan Muhammad Isro' dari Alfir Umrah dan Haji yang mencatat 15 jemaahnya seharusnya tiba di Bandara Juanda pada Selasa (4/3/2026), namun belum ada kepastian kepulangan.

Dari Lumajang, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh setempat, Umar Hasan, membenarkan adanya jemaah yang tertahan. Dari 15 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) di wilayahnya, pendataan jumlah pasti masih berlangsung.

Sementara itu, Djudiman, warga Bantul, Yogyakarta, menjadi salah satu jemaah yang merasakan langsung dampak konflik.

Ia bersama 30 orang asal Yogyakarta dan Solo seharusnya pulang Senin (2/3/2026) dini hari, namun penerbangan mereka dibatalkan dan kini masih menunggu di hotel kawasan Jeddah.

Di Sumatera Barat, sekitar 2.500 jemaah umrah terancam tertunda kepulangannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here