Banyak ulama besar menegaskan bahwa menuntut ilmu itu lebih utama daripada sekadar mengerjakan shalat sunnah. Demikian pula usaha untuk menyucikan hati, itu lebih utama daripada sekadar memperbanyak shalat dan puasa, padahal kondisi hati masih kotor dan penuh kedengkian. Perumpamaan orang yang memperbanyak puasa dan shalat padahal hatinya masih dipenuhi penyakit, bagaikan orang yang menaburkan benih di atas tanah tandus yang penuh duri dan gulma, sehingga tanaman tersebut tidak akan bisa berkembang dengan baik, melainkan akan dirusak dan dihancurkan oleh gulma di tanah tersebut. Ketika tanah itu sudah dibersihkan dari gulmanya, barulah tanaman itu dapat tumbuh subur.
Rahasia Kuatnya Iman Dibalik Dada Abu Bakar : Amalan Hati Lebih Utama dari Amalan Fisik?
Al-Hafizh Ibnu Rajab rahimahullah berkata: “Keunggulan amalan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat utama beliau, bukanlah terletak pada banyaknya shalat dan puasa, melainkan pada kebaikan hati, kesucian batin, dan ketulusan jiwa mereka, serta kuatnya ikatan hati mereka kepada Allah