Beranda Internasional Ratusan Kapal Tanker Minyak Tertahan di Selat Hormuz Imbas Meningkatnya Ketegangan

Ratusan Kapal Tanker Minyak Tertahan di Selat Hormuz Imbas Meningkatnya Ketegangan

Akibatnya, lalu lintas kapal tanker di selat strategis ini merosot hingga 90 persen.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Sekitar 300 kapal tanker minyak dilaporkan masih berada di Selat Hormuz setelah ketegangan yang meningkat di kawasan tersebut melumpuhkan aktivitas pelayaran dalam sepekan terakhir.

Data pelacakan dari firma analisis Vortexa dan Kpler menunjukkan bahwa para kapal tanker memilih untuk merapat atau berlabuh di lokasi yang dianggap lebih aman, seperti di perairan lepas pantai Dubai, dekat Kuwait, dan Pelabuhan Bandar Abbas. Akibatnya, lalu lintas kapal tanker di selat strategis ini merosot hingga 90 persen.

Organisasi Maritim Internasional (IMO) mencatat setidaknya telah terjadi sembilan serangan terhadap kapal dalam sepekan terakhir. Dari jumlah tersebut, 10 kapal dikonfirmasi terkena dampak serangan, termasuk insiden yang mengakibatkan korban jiwa.

Selat Hormuz merupakan jalur air vital yang menghubungkan produsen minyak terbesar di Timur Tengah dengan pasar global. Para analis memperingatkan bahwa gangguan berkepanjangan di jalur ini berpotensi mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga minyak dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here