Ahli Nutrisi Klinis di RS CK Birla, Deepali Sharma mengatakan bahwa resistensi insulin dapat diatasi dengan pengaturan makanan yang tepat hingga makan teratur.
“Pengaturan waktu makan yang tepat, menghindari makan larut malam, dan menjaga interval makan yang teratur akan membantu meningkatkan sensitivitas insulin,” ujarnya dikutip dari Hindustan Times, Jumat.
Resistensi insulin merupakan kondisi sel-sel tubuh berhenti merespons insulin dengan benar. Sederhananya adalah ada banyak gula dalam darah, namun sel-sel tubuh gagal menyerapnya sehingga kadar gula darah tinggi dan berbahaya karena tidak diubah menjadi energi.
Deepali Sharma menyarankan untuk mengonsumsi sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, fenugreek. Sayuran berdaun hijau memiliki manfaat mengurangi risiko diabetes dan menurunkan kadar gula dalam darah.
Mengonsumsi sayuran hijau disarankan untuk dimakan pada awal makan sebelum mengonsumsi karbohidrat, hal ini untuk mengelola resistensi insulin dan menurunkan lonjakan gula darah.
Selain itu, bijii-bijian utuh seperti oat, beras merah memiliki kandungan serat, pati resisten, magnesium hingga polifenol yang bermanfaat meningkatkan sinyal insulin dan memperlambat penyerapan glukosa.
Mengonsumsi biji-bijian utuh di pagi hari saat sarapan dan makan siang mampu menghadirkan manfaat yang lebih besar untuk mengendalikan indeks glikemiks dan kestabilan glukosa sepanjang hari.