Sementara itu, rasa terima kasih dan kata syukur turut diungkapkan oleh Kepala TK Kristen Kota Kupang, Nortje Rosaline Padaleti. Ia bercerita bahwa sekolahnya telah berdiri sejak tahun 1958 dan telah melahirkan banyak alumni yang hebat.
Nortje sangat bersyukur sekolahnya kini mendapatkan bantuan revitalisasi tahun 2026. Dengan rasa haru, ia menuturkan selama ini sekolahnya sangat terbantu oleh Gereja Masihi Injili di Timor (GMIT) beserta jemaatnya, bahkan ruang kelas yang digunakannya pun adalah salah ruang untuk ruang istirahat penjaga gereja. Lebih dari itu, untuk mempromosikan TK, ia sesekali mengumumkan informasi kegiatan TK pada proses liturgi di GMIT.
"Seluruh warga sekolah kami sangat bahagia. Selain datangnya Menteri Mu'ti ke sini, kami bersyukur sekolah kami menjadi penanda dimulainya revitalisasi 2026 di NTT. Doa kami semoga gedung baru nanti menjadi semangat baru dan membuat murid kami semakin senang untuk bersekolah," ujar Nortje.
Harapan Orang Tua Murid untuk Revitalisasi dan Wajib Belajar 13 Tahun
Dalam suasana suka cita, aktivitas belajar di TK Kristen Kota Kupang semakin berwarna dengan kedatangan Mendikdasmen. Semua murid menyambut kedatangan Menteri Mu’ti dengan meriah. Mereka menyanyikan lagu Rukun Sama Teman sambil bertepuk tangan.