CARAPANDANG - Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Muhammad Rifki Farabi, menekankan pentingnya peran keluarga sebagai madrasah pertama dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
Hal tersebut dia sampaikan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Pondok Pesantren Darul Muhsinin NWDI Kota Raja, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Senin, 15 Desember 2025.
Di hadapan para orang tua dan tokoh masyarakat setempat, dia mengajak para orang tua untuk mengajarkan sikap toleransi serta rasa hormat terhadap perbedaan agama, suku, dan budaya kepada anak-anak sejak usia dini.
Sebab, menurutnya pemahaman tentang kebhinnekaan yang dimulai dari lingkungan rumah akan menciptakan fondasi mental yang kuat bagi anak saat terjun ke masyarakat.
"Pendidikan karakter tidak bisa hanya mengandalkan sekolah. Orang tua adalah guru pertama bagi anak-anak kita. Jika sejak kecil mereka sudah diajarkan untuk menghargai tetangga yang berbeda suku atau agama, maka nilai-nilai Pancasila akan tumbuh secara alami dalam jiwa mereka," ujar Rifki Farabi.
Secara khusus, Rifki menyoroti peran vital kaum perempuan dan ibu dalam menjaga keberlangsungan bangsa melalui pola asuh yang tepat. Ia mengatakan bahwa kekuatan sebuah negara sangat bergantung pada kualitas pendidikan di dalam keluarga. Proses pendidikan di rumah seorang ibu memiliki peran yang sangat besar.