Beranda Internasional Rusia Luncurkan Serangan Besar-besaran ke Kyiv, Gunakan Rudal Nuklir Oreshnik

Rusia Luncurkan Serangan Besar-besaran ke Kyiv, Gunakan Rudal Nuklir Oreshnik

Berdasarkan laporan otoritas Ukraina, serangan yang berlangsung berjam-jam tersebut menewaskan sedikitnya empat orang, dengan dua korban jiwa di Kyiv dan dua lainnya di wilayah sekitar ibu kota.

0
Rusia menggempur Kyiv (NPR)

CARAPANDANG - Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Minggu (24/5/2026) hingga Senin dini hari, menggunakan sekitar 600 drone tempur dan 90 rudal, termasuk rudal balistik hipersonik Oreshnik yang berkemampuan nuklir.

Serangan ini disebut sebagai salah satu bombardemen terberat sejak perang dimulai empat tahun lalu.

Berdasarkan laporan otoritas Ukraina, serangan yang berlangsung berjam-jam tersebut menewaskan sedikitnya empat orang, dengan dua korban jiwa di Kyiv dan dua lainnya di wilayah sekitar ibu kota.

Selain itu, lebih dari 80 hingga hampir 100 warga dilaporkan mengalami luka-luka akibat rentetan ledakan yang mengguncang sejumlah distrik di pusat kota.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi bahwa rudal Oreshnik menghantam kota Bila Tserkva, yang terletak sekitar 80 kilometer di selatan Kyiv.

Dalam unggahannya di Telegram, Zelenskyy menyebut serangan itu juga merusak fasilitas pasokan air bersih, puluhan gedung pemukiman, sekolah, pusat perbelanjaan, hingga museum peringatan bencana Chernobyl yang baru dibuka.

"Sangat penting bahwa hal ini tidak berlangsung tanpa konsekuensi bagi Rusia. Keputusan diperlukan dari Amerika Serikat, dari Eropa, dan lainnya," tegas Zelenskyy, seraya mendesak sekutu untuk segera mengirimkan lebih banyak sistem pertahanan udara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here