CARAPANDANG - Produsen robot terkemuka asal China, Unitree Robotics, mencatat lonjakan harga saham sebesar 629,44 persen dan dibuka pada harga 1.100 yuan (1 yuan = Rp2.648) per lembar saham dalam debutnya di STAR Market Shanghai pada Rabu (19/8).
Perusahaan yang berbasis di Hangzhou tersebut menawarkan sekitar 40,45 juta lembar saham dengan harga 150,8 yuan per lembar, setara dengan rasio harga-terhadap-laba (price-to-earnings ratio/PER) sebesar 219,23 kali lipat, menurut prospektusnya.
Pengiriman robot humanoid Unitree Robotics telah melampaui 5.500 unit pada 2025, menempati peringkat pertama secara global dengan pangsa pasar dunia sebesar 32,4 persen, tunjuk laporan riset pasar robot humanoid tahun 2025.
Unitree menyatakan bahwa dana yang dihimpun akan digunakan untuk pengembangan model robot cerdas, penelitian dan pengembangan perangkat keras robot, pengembangan produk baru, serta pembangunan basis manufaktur, seiring langkah perusahaan tersebut untuk beralih dari manufaktur robot ke pembangunan ekosistem yang lebih luas bagi robot serbaguna berkinerja tinggi.
Pencatatan saham (listing) Unitree dilakukan saat sektor robotika China makin menonjol di tingkat global. Perusahaan-perusahaan China menyumbang hampir 70 persen dari penjualan robot berkaki empat secara global pada paruh pertama (H1) 2026, menurut Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China.