“Beliau dipanggil KPK atas nama pengurus travel, sebagai komisaris. Itu urusan pribadi yang bersangkutan, bukan urusan PWNU. Sebaiknya media menanggalkan atribusi Syuriyah PWNU karena tidak ada kaitannya sama sekali,” tegasnya.
Selanjutnya dia mengatakan pemanggilan tersebut tidak boleh menimbulkan kesan seolah-olah ada aliran atau keterlibatan organisasi. Samsul memastikan, tidak ada dana atau aliran apa pun yang masuk ke PWNU DKI Jakarta.
“Kami merasa dirugikan karena seakan-akan ada kesan ada aliran ke PWNU. Saya yakinkan, tidak ada aliran sepeser pun ke PWNU,” tegasnya.
Dia juga menyebutkan bahwa meskipun Muzakki Kholis masih tercatat sebagai pengurus, yang bersangkutan belakangan ini jarang aktif dalam kegiatan organisasi.
“Beliau memang masih aktif secara struktural, tapi sudah jarang datang, mungkin sudah setengah tahun ini,”katanya.