Sebagai langkah konkret, pemerintah menyiapkan Peta Jalan AI Nasional yang akan menjadi panduan pengembangan teknologi di Indonesia. Peta jalan ini mengatur arah riset, penguatan talenta digital, kolaborasi lintas sektor, serta mitigasi risiko sejak tahap awal pengembangan.
Indonesia juga telah menetapkan sepuluh prinsip utama tata kelola AI. Prinsip ini menjadi standar dalam setiap pengembangan teknologi, mulai dari perlindungan data pribadi, transparansi sistem, hingga jaminan keadilan dan inklusivitas.
Nezar menegaskan pendekatan Indonesia dirancang adaptif agar dapat mengikuti dinamika teknologi tanpa kehilangan kontrol kebijakan.
“Kita membangun sistem yang lincah, tetapi tetap memiliki kendali yang jelas. Ini penting agar inovasi tidak berjalan tanpa arah,” ujarnya.
Di tingkat global, Indonesia mengambil peran aktif untuk menghadirkan perspektif negara berkembang dalam diskusi tata kelola AI. Indonesia mendorong kerja sama yang lebih setara agar setiap negara memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan teknologi dan menyusun regulasi.
“Indonesia hadir sebagai jembatan. Kita membawa pengalaman dan kebutuhan negara berkembang ke dalam percakapan global,” kata Nezar.
Ia menutup dengan menegaskan bahwa keberhasilan AI tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi oleh kemampuan negara mengelola dan mengarahkannya secara tepat.