Beranda Umum Tekan Kepadatan Mudik Melalui WFA dan Penambahan Armada Transportasi

Tekan Kepadatan Mudik Melalui WFA dan Penambahan Armada Transportasi

penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mendistribusikan pergerakan masyarakat agar tidak menumpuk pada hari-hari tertentu

0
Mudik Lebaran 2026

Namun dengan penerapan kebijakan WFA, pemerintah memperkirakan angka tersebut dapat ditekan. Pada 16 Maret misalnya, pergerakan diprediksi turun menjadi sekitar 18 juta orang, sedangkan pada 18 Maret dapat berkurang menjadi sekitar 15,6 juta orang. “Ini diharapkan bisa memberikan ruang bagi petugas di lapangan dalam mengatur arus kendaraan dan mengurangi potensi kemacetan,” kata Dudy Purwagandhi.

Selain itu, pemerintah juga memprediksi pergerakan masyarakat sudah mulai meningkat sejak Jumat, 13 Maret 2026. Tanpa kebijakan WFA, pergerakan pada hari tersebut diperkirakan sekitar 4,4 juta orang, namun setelah penerapan kebijakan tersebut diprediksi meningkat menjadi sekitar 9 juta orang karena masyarakat mulai mudik lebih awal.

Untuk arus balik, pemerintah juga mengantisipasi potensi penumpukan setelah masa cuti bersama berakhir pada 24 Maret 2026. Oleh karena itu, distribusi arus balik diharapkan terjadi pada 25, 26, dan 27 Maret 2026 agar tidak terjadi kepadatan ekstrem pada satu hari tertentu.  “Kita ingin memastikan pergerakan masyarakat lebih tersebar sehingga tidak terjadi penumpukan pada satu tanggal tertentu,” jelas Menhub.

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan juga menyiapkan berbagai sarana dan prasarana transportasi untuk mendukung kelancaran mudik. Pemerintah telah menyiapkan sekitar 31.300 unit bus, 840 kapal laut, 254 kapal penyeberangan (ferry), 372 pesawat, serta 3.893 perjalanan kereta api untuk melayani masyarakat selama periode mudik dan arus balik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here