Beranda Politik TNI Resmi Berlakukan Siaga 1 Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, DPR Beri Dukungan Penuh

TNI Resmi Berlakukan Siaga 1 Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, DPR Beri Dukungan Penuh

0
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto resmi memberlakukan status Siaga 1

CARAPANDANG - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto resmi memberlakukan status Siaga 1 atau tingkat kesiapsiagaan tertinggi bagi seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) mulai 1 Maret 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap eskalasi konflik yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah, khususnya pasca serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran serta serangan balasan yang dilancarkan Tehran.

Status Siaga 1 tersebut tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang ditandatangani oleh Asisten Operasi Panglima TNI Letnan Jenderal Bobby Rinal Makmun. Dalam dokumen itu, Panglima TNI menginstruksikan tujuh poin penting kepada seluruh satuan TNI untuk meningkatkan kesiapsiagaan .

Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letnan Jenderal Yudi Abdimantyo membenarkan bahwa perintah siaga tertinggi telah diberlakukan dan berlaku bagi seluruh jajaran, termasuk Bais TNI. Langkah ini bertujuan mengantisipasi situasi keamanan dalam negeri pasca serangan di Timur Tengah serta memastikan perlindungan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri.

"Perintah Panglima TNI ini adalah untuk mengantisipasi situasi keamanan di dalam negeri pascaserangan AS-Israel kepada Iran yang memicu balasan dari Iran kepada Israel dan pangkalan AS yang berada di negara-negara di Timur Tengah dan perlindungan kepada WNI di luar negeri," ujar Yudi saat dihubungi Kompas, Sabtu (7/3/2026).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here