Beranda Internasional Trump Ancam Lancarkan Serangan "Sangat Keras", Tehran Bertekad Tidak Akan Menyerah

Trump Ancam Lancarkan Serangan "Sangat Keras", Tehran Bertekad Tidak Akan Menyerah

Pernyataan keras dari pemimpin Amerika Serikat itu merupakan respons atas dinamika perang yang telah meluas.

0
Perang antara Iran vs Amerika dan Israel semakin meluas

CARAPANDANG - Konflik di kawasan Timur Tengah memasuki hari kedelapan dengan eskalasi yang semakin memanas. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ancaman untuk melancarkan serangan sangat keras terhadap Iran, sementara pemerintah di Tehran dengan tegas menolak tuntutan menyerah tanpa syarat dari Washington.

Dalam sebuah pernyataan di platform media sosialnya, Truth Social, Sabtu, Trump menyatakan bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi berat akibat tindakannya.

"Hari ini Iran akan dihantam sangat keras," tulis Trump, seraya menambahkan bahwa wilayah dan kelompok yang sebelumnya tidak dipertimbangkan untuk menjadi target kini berada dalam kajian serius untuk menghadapi kehancuran total.

Pernyataan keras dari pemimpin Amerika Serikat itu merupakan respons atas dinamika perang yang telah meluas.

Sebelumnya, Trump juga mengklaim bahwa Iran telah menyerah dan meminta maaf kepada negara-negara tetangganya di kawasan Teluk, serta berjanji untuk tidak lagi menyerang mereka. Klaim ini dibantah oleh para pejabat Iran.

Di pihak Iran, Presiden Masoud Pezeshkian mengambil sikap tegas dan menolak ultimatum dari Amerika Serikat. Dalam pidatonya yang disiarkan televisi pemerintah, Pezeshkian menyatakan bahwa impian musuh untuk melihat Iran menyerah tidak akan pernah terwujud.

"Musuh-musuh Iran dapat membawa impian mereka untuk menyerahnya bangsa Iran tanpa syarat ke liang kubur," ujarnya dengan nada berapi-api, menolak pernyataan Trump.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here