Beranda Internasional Trump Desak Sekutu Amankan Hormuz, Israel: Masih Ada Ribuan Target di Iran

Trump Desak Sekutu Amankan Hormuz, Israel: Masih Ada Ribuan Target di Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ancaman keras kepada sekutu NATO untuk turun tangan mengamankan Selat Hormuz

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

CARAPANDANG - Konflik di Timur Tengah memasuki babak baru dengan meningkatnya tekanan diplomatik dan militer. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ancaman keras kepada sekutu NATO untuk turun tangan mengamankan Selat Hormuz, sementara militer Israel menyatakan masih memiliki ribuan target untuk diserang di Iran.

Dalam wawancara dengan Financial Times yang dipublikasikan pada Minggu (15/3/2026), Trump memperingatkan bahwa NATO akan menghadapi masa depan yang sangat buruk jika sekutu-sekutu AS, terutama negara-negara Eropa, gagal membantu membuka kembali jalur minyak vital tersebut.

Trump menegaskan bahwa Eropa dan China adalah pihak yang paling diuntungkan dari lalu lintas laut di Selat Hormuz, sehingga mereka berkewajiban untuk berkontribusi dalam misi keamanan.

"Jika tidak ada respons atau responsnya negatif, saya pikir itu akan sangat buruk bagi masa depan NATO," ujar Trump seperti dikutip oleh Anadolu Ajansı.

Ia juga mengkritik lambannya respons Inggris yang dinilainya hanya menawarkan dua kapal.

Lebih lanjut, Trump mengonfirmasi bahwa AS siap melancarkan serangan baru ke pusat ekspor minyak Iran di Pulau Kharg serta infrastruktur minyak lainnya.

Di medan pertempuran, militer Israel menyatakan operasinya terhadap Iran masih akan berlangsung setidaknya tiga minggu ke depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here