Beranda Kesehatan WHO Pastikan Risiko Wabah Hantavirus ke Publik Sangat Rendah

WHO Pastikan Risiko Wabah Hantavirus ke Publik Sangat Rendah

Juru bicara WHO, Christian Lindmeier, dalam konferensi pers di Jenewa pada Jumat (8/5/2026) menekankan bahwa situasi ini tidak dapat disamakan dengan pandemi COVID-19.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali menegaskan bahwa risiko penyebaran virus Hanta kepada masyarakat luas berada pada tingkat yang sangat rendah (absolutely low).

Pernyataan ini disampaikan seiring dengan terus berkoordinasinya WHO dalam menangani wabah yang terjadi di Kapal Pesiar MV Hondius yang saat ini bersandar di perairan Tanjung Verde, Afrika.

Juru bicara WHO, Christian Lindmeier, dalam konferensi pers di Jenewa pada Jumat (8/5/2026) menekankan bahwa situasi ini tidak dapat disamakan dengan pandemi COVID-19.

Ia menyoroti hasil negatif pada seorang pramugari yang merawat pasien terinfeksi yang kondisinya sudah sangat parah, serta pasangan dari pasien yang terinfeksi yang juga tidak menunjukkan gejala.

"Ini bukan COVID. Bahkan mereka yang sekamar pun sepertinya tidak selalu tertular... cara penularannya sama sekali tidak mendekati cara penularan COVID," tegas Lindmeier.

Hingga saat ini, WHO telah melaporkan adanya delapan kasus infeksi yang terkait dengan klaster di kapal pesiar tersebut, terdiri dari lima kasus terkonfirmasi laboratorium dan tiga kasus suspek.

Tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian luar biasa ini.

Virus yang teridentifikasi adalah strain Andes, yang merupakan satu-satunya jenis virus Hanta yang diketahui mampu menular antar manusia secara terbatas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here