Beranda Ekonomi Emas Menguat 0,14% Posisi US$ 4720,12

Emas Menguat 0,14% Posisi US$ 4720,12

Pada Rabu (13/5/2026), harga emas ada di US$ 4720,12 atau menguat 0,14%

0
Emas

CARAPANDANG - Harga emas tertekan seiring memudarnya harapan tercapainya kesepakatan damai dengan Iran yang mendorong harga minyak lebih tinggi. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan potensi suku bunga global yang tetap tinggi.

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Selasa (12/5/2026) ditutup di US$ 4713,65 per troy ons atau melemah 0,43%. Pelemahan ini mengakhiri tren positif dua hari beruntun sebelumnya di mana emas menguat 1,2%.

Harga emas menguat tipis pada hari ini. Pada Rabu (13/5/2026), harga emas ada di US$ 4720,12 atau menguat 0,14%.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa gencatan senjata berada dalam kondisi "nyaris kolaps" setelah Teheran menolak proposal Washington untuk mengakhiri konflik.

Menyusul pernyataan tersebut, harga minyak kembali melonjak. Pada perdagangan Selasa (12/5/2026), kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate melonjak 4,19% dan ditutup di US$102,18 per barel. Minyak Brent Crude naik 3,42% ke US$107,77 per barel.

Kenaikan ini berimbas juga pada lonjakan indeks dolar. Indeks dolar ditutup di 98, 298 pada perdagangan kemarin, dari 97,955 pada perdagangan sebelumnya.

Pembelian emas dikonversi dalam dolar AS sehingga kenaikan dolar membebani pembeli emas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here