CARAPANDANG.COM, SYDNEY -- Perkembangan ekonomi China "sangat positif" pada paruh pertama (H1) 2026, tahun yang sangat sulit bagi banyak perekonomian, demikian disampaikan seorang pakar terkemuka Australia di bidang ekonomi China.
Dalam wawancara dengan Xinhua baru-baru ini, Hans Hendrischke, profesor bisnis dan manajemen China di Fakultas Bisnis Universitas Sydney, mengatakan China mencapai "hasil yang sangat baik" pada periode tersebut dengan ekonomi yang stabil dan ekspor yang meningkat.
Produk Domestik Bruto (PDB) China tumbuh 4,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada H1 2026, menurut data dari Biro Statistik Nasional China pada Rabu (15/7).
Hasil positif itu merupakan indikator perencanaan makroekonomi yang cermat di balik pertumbuhan ekonomi China, dengan tingkat pertumbuhan tetap berada dalam kisaran target, kata Hendrischke.
Hendrischke terkesan dengan kuatnya pertumbuhan ekspor China, seraya mengatakan bahwa pertumbuhan tersebut "sangat kuat".
Perdagangan luar negeri China melonjak 16,9 persen (yoy) pada H1 2026 menjadi 25,47 triliun yuan (1 yuan = Rp2.665), menurut data dari Administrasi Umum Kepabeanan China.