Beranda Internasional Pasukan Israel Larang Azan Subuh dan Serbu Masjid di Betlehem

Pasukan Israel Larang Azan Subuh dan Serbu Masjid di Betlehem

Bahkan, para jamaah dipaksa keluar dari masjid sebelum aparat menembakkan granat kejut dan gas air mata ke arah mereka

0
Ilustrasi - Pemukiman di Gaza

CARAPANDANG - Pasukan militer Israel melarang kumandang azan dan salat Subuh berjamaah di sebuah masjid di Desa Husan, Betlehem barat, pada Sabtu (18/7/2026) dini hari. Bahkan, para jamaah dipaksa keluar dari masjid sebelum aparat menembakkan granat kejut dan gas air mata ke arah mereka.

Laporan yang bersumber dari kantor berita Palestina, WAFA, menyebutkan pasukan Israel menyerbu masjid tersebut dan mengusir paksa warga yang telah bersiap menunaikan ibadah.

Akibat serangan tersebut, suasana mencekam dan warga sipil terpaksa berlarian menyelamatkan diri dari paparan gas air mata.

Selain menyerang masjid, militer Israel juga menutup seluruh gerbang dan akses masuk menuju Desa Al Arqoub di barat daya Betlehem, yang melumpuhkan mobilitas warga.

Dalam insiden terpisah, seorang warga dari kawasan Nahalin dilaporkan menjadi korban kekerasan saat menyeberangi gerbang utama yang memisahkan Betlehem dari wilayah lain.

Tindakan ini terjadi di tengah meningkatnya pembatasan di Tepi Barat. Sebelumnya, Knesset Israel telah menyetujui rancangan undang-undang untuk membatasi azan melalui pengeras suara, terutama pada malam hingga dini hari, dengan sistem perizinan yang akan memberikan kewenangan luas kepada polisi untuk menegakkan aturan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here