Beranda Internasional Pentagon Minta Tambahan Dana Rp. 1.558 Triliun Untuk Perangi Iran

Pentagon Minta Tambahan Dana Rp. 1.558 Triliun Untuk Perangi Iran

Hegseth mendesak parlemen segera menyetujui tambahan dana sebesar USD 87 miliar (Rp 1.558 triliun) untuk Pentagon.

0
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth (PBS News)

CARAPANDANG - Amerika Serikat telah menghabiskan biaya sekitar USD 37,5 miliar atau setara Rp 671,8 triliun (kurs dolar Rp 17.915) dalam menghadapi perang melawan Iran sejauh ini. Angka ini meningkat hampir USD 8 miliar dibandingkan estimasi terakhir pada Mei lalu.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengungkapkan hal tersebut dalam sidang bersama Komite Alokasi Anggaran Senat, Selasa (21/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Hegseth mendesak parlemen segera menyetujui tambahan dana sebesar USD 87 miliar (Rp 1.558 triliun) untuk Pentagon.

"Dari jumlah itu, sekitar USD 67 miliar akan dialokasikan untuk operasi militer di Timur Tengah," kata Hegseth dikutip dari BBC, Rabu (22/7/2026).

Sidang tersebut menjadi penampilan pertama Hegseth di Capitol Hill sejak kembali memanasnya permusuhan antara AS dan Iran pekan lalu.

Hegseth menegaskan bahwa tanpa tambahan pendanaan tersebut, Pentagon berisiko menghadapi kekurangan anggaran serius.

Kondisi itu dapat mengganggu kemampuan pemerintah untuk membayar personel militer, mengisi kembali peralatan dan amunisi, serta menjaga keberlangsungan operasi militer.

"Tanpa dana ini, pelatihan bagi anggota militer saat ini dan di masa mendatang harus dipangkas," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setiap dolar tambahan akan digunakan untuk meningkatkan daya serang militer AS dan memperkuat perdamaian melalui kekuatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here