CARAPANDANG.COM - TEHERAN, 11 Juni (Xinhua) -- Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Rabu (10/6) mengatakan bahwa ancaman Amerika Serikat (AS) untuk menyasar infrastruktur penting Iran merupakan tanda keputusasaan AS dalam menghadapi keteguhan tekad bangsa Iran.
Pernyataan tersebut dia sampaikan dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, sebagai reaksi atas ancaman yang dilontarkan sebelumnya pada hari yang sama oleh Presiden AS Donald Trump, yang mengatakan bahwa dia mungkin akan memerintahkan serangan baru terhadap pembangkit listrik dan jembatan di Iran karena "penundaan" Teheran dalam menandatangani kesepakatan dengan Washington.
"Infrastruktur vital merupakan denyut nadi kehidupan rakyat. Mengancam untuk menyasar infrastruktur, mulai dari jaringan transportasi hingga industri listrik dan air, bukanlah unjuk kekuatan, melainkan tanda keputusasaan dalam menghadapi keteguhan sebuah bangsa," kata Pezeshkian.
Dia menyatakan keyakinannya bahwa dengan mengandalkan pengetahuan dan kemampuan para ahlinya, serta persatuan dan solidaritas nasional, Iran akan tetap teguh menghadapi tekanan dan ancaman apa pun.
Dalam sebuah unggahan di platform Truth Social pada Rabu, Trump menyatakan bahwa Iran "terlalu lama dalam menegosiasikan kesepakatan" dan kini "harus menanggung akibatnya".