Beranda Internasional Tak Ada Perayaan di Teheran pada Hari Pertama Kesepakatan Iran-AS

Tak Ada Perayaan di Teheran pada Hari Pertama Kesepakatan Iran-AS

Seorang wanita tampak menangis saat acara pawai mengenang almarhum Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan menyatakan kesetiaan kepada pemimpin tertinggi saat ini, Mojtaba Khamenei, di Teheran, Iran, pada 7 Mei 2026. (Carapandang/Xinhua/Shadati)

0
Xinhua

   Keraguan Reza bukan tanpa dasar. Setahun yang lalu, AS tiba-tiba melancarkan serangan terhadap Iran saat perundingan masih berlangsung. Perang terbaru juga meletus di tengah negosiasi antara Washington dan Teheran. Kedua putaran konflik tersebut telah menimbulkan kerugian besar bagi Iran dan menghancurkan sisa-sisa kepercayaan warga Iran terhadap AS.

Para diplomat yang ditempatkan di Iran dan media asing memeriksa sebuah bangunan yang hancur akibat serangan AS-Israel di Teheran, Iran, pada 20 April 2026. (Carapandang/Xinhua/Shadati)

   "Memorandum ini tidak menandakan kepercayaan kepada musuh. Sebaliknya, memorandum ini disusun tanpa kepercayaan pada musuh," kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional Kazem Gharibabadi saat mengonfirmasi kesepakatan dengan AS.

   Sambil memandang ke arah alun-alun, Reza mengatakan kepada Xinhua, "Kami harus menunggu dan melihat apakah kedua pihak pada akhirnya dapat mencapai kesepakatan final, dan setelah itu, saya rasa, kami bisa memastikan pencabutan sanksi terhadap Iran dan penghentian tindakan merusak oleh AS."

   Di tengah kecurigaan yang membayangi, banyak warga Iran diam-diam berharap kesepakatan tersebut masih bisa menjadi secercah harapan di ujung terowongan gelap nan panjang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here