Ali menjelaskan KRI Canopus-936 juga mampu melaksanakan misi pencarian dan pertolongan (SAR) dalam air termasuk deteksi sinyal darurat dan pencarian objek di dasar laut.
Dengan teknologi ini, menurut dia, TNI AL dapat mencari kapal selam yang mengalami kecelakaan dan tenggelam di laut.
Tidak hanya dilengkapi dengan ragam teknologi canggih, kapal ini juga didukung oleh prajurit yang sudah terlatih untuk mengoperasikan semua teknologi di KRI Canopus-936.
Tercatat ada 93 personel KRI Canopus-936 yang sudah dilatih selama tujuh bulan di bidang hidrografi.
"Mereka melaksanakan pelatihan di Jerman, dan sebelumnya juga mereka pernah melaksanakan pelatihan dan pendidikan di Prancis dan Indonesia. Kita udah ada sekolah hidrografi," terang Ali.
Ali berharap dengan keberadaan KRI Canopus-936, TNI AL dapat melakukan pemantauan bawah laut dan misi penyelamatan kecelakaan di laut dengan lebih maksimal.