Xi menyatakan bahwa, menghadapi perubahan mendalam yang belum pernah terlihat dalam seabad dan semakin cepat terjadi di seluruh dunia, kedua pihak harus memiliki pandangan yang luas dan berjangka panjang, membangun atas dasar pencapaian masa lalu dan membuka masa depan yang baru, memetik hikmah dari proses pengembangan hubungan antara kedua partai dan kedua negara, memanfaatkan peluang dalam tren sejarah umat manusia saat ini, menyuntikkan makna kontemporer baru dan dorongan kuat ke dalam persahabatan tradisional antara China dan RRDK, serta membuka prospek yang lebih cerah bagi perjuangan sosialis kedua negara sekaligus perdamaian dan pembangunan regional.
Dalam pertemuan itu, Xi mengusulkan empat proposal terkait pengembangan hubungan China-RRDK.
Kedua pihak harus tetap berpedoman pada pertukaran tingkat tinggi dan mengonsolidasikan landasan rasa saling percaya secara politik, tutur Xi. Panduan strategis dari pemimpin tertinggi kedua negara merupakan kekuatan terbesar dalam hubungan China-RRDK, imbuh Xi, sembari menyatakan bahwa dirinya siap menjalin komunikasi strategis yang erat dengan Kim dan memandu hubungan China-RRDK agar mencapai tingkat yang lebih tinggi secara kontinu.
Menyatakan bahwa tahun ini menandai peringatan 65 tahun Perjanjian Persahabatan, Kerja Sama, dan Bantuan Timbal Balik China-RRDK, Xi menuturkan kedua pihak akan menggelar acara peringatan yang megah.