Kopdes bukanlah unit usaha ritel atau supermarket, melainkan instrumen strategis pemerintah yang akan menjalankan fungsi pelayanan publik sekaligus menopang ketahanan pangan nasional.
Adanya Kopdes Merah Putih merupakan bentuk nyata peran negara dalam membangun koperasi sebagai amanat konstitusi untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Megawati menginginkan kader perempuan menjadi pelopor yang mampu menggerakkan masyarakat, memengaruhi cara berpikir rakyat, serta memimpin perjuangan di tingkat akar rumput.
Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 dengan menyediakan sedikitnya 10 program beasiswa
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan sekitar 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih akan mulai ditempatkan di koperasi-koperasi di seluruh Indonesia mulai Agustus 2026, setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan yang sedang berlangsung
Keputusan ini diambil sebagai langkah evaluasi menyusul meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) 2026 saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil).
Surat bernomor 553/EX/DPP/VI/2026 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Bidang Kehormatan Partai Komarudin Watubun tertanggal 22 Juni 2026 itu berisi permohonan data dan informasi terkait pelaksanaan Program MBG.
Komnas HAM pun menyampaikan duka cita kepada keluarga korban atas berpulangnya lima orang Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang mengikuti Latsarmil.
Pola Latsarmil tidak sesuai bagi warga sipil, sehingga dia mendesak agar pemerintah mengusut tuntas penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menghentikannya.
Koperasi desa itu beda dengan supermarket ya, Kopdes itu adalah infrastruktur pemerintah. Dia nanti tugasnya membagi bantuan-bantuan pemerintah seperti bansos, PKH, alat-alat pertanian nanti di koperasi itu