Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah agar pemantauan dan pengintaian (surveilans) hantavirus terus diperkuat meski sejumlah kasus suspek di beberapa daerah di Indonesia dinyatakan negatif
Adjunct Professor Griffith University Prof. Tjandra Yoga Aditama menceritakan asal nama penyakit virus nipah yang kini ramai diperbincangkan masyarakat.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan perlu pengembangan upaya pencegahan dan penanggulangan virus Nipah lebih jauh, sebab Indonesia berisiko menjadi hotspot virus tersebut, karena keanekaragaman hayati yang besar, terutama jenis kelelawar buah yang banyak.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (30/1) menyatakan bahwa dua kasus infeksi virus Nipah (NiV) yang dikonfirmasi laboratorium telah dilaporkan di India.
Kepala BKK Kelas II Pangkalpinang, Agus Syah, menyatakan bahwa penyakit akibat virus Nipah patut diwaspadai mengingat tingkat penularan dan kematiannya yang tinggi pada manusia.