GI0 juga dibekali kamera 12MP yang mampu mengambil foto hingga resolusi 4.032 x 3.024 piksel dan merekam video Full HD 1080p pada 30 frame per detik.
Selain itu, tersedia tiga mikrofon, penyimpanan internal 32GB, dan aplikasi pendamping Acer AspireSync untuk pengaturan perangkat. Namun, daya tahan baterainya tergolong terbatas karena hanya menggunakan baterai berkapasitas 217mAh.
Acer menjadwalkan peluncuran kedua perangkat tersebut di pasar Amerika Utara, Eropa, dan Australia pada akhir 2026.
Acer AR Vision GR0 dibanderol mulai 499,99 dolar AS (Rp8,8 juta) di Amerika Serikat, 599 euro (Rp12,4 juta) di Eropa, dan 999 dolar Australia (Rp12,7 juta). Sementara Acer GI0 dijual dengan harga mulai 299,99 dolar AS (Rp5,3 juta), 399 euro (Rp8,2 juta), dan 599 dolar Australia (Rp7,6 juta).
Mayoritas wilayah akan mulai menerima kedua kacamata pintar tersebut pada kuartal keempat 2026, sementara Australia dijadwalkan mendapatkannya tiga bulan lebih awal dibanding wilayah lainnya.