Latihan beban, yoga atau sekadar jalan kaki bisa membantu merangsang otot agar kembali aktif.
2. Asupan Nutrisi Seimbang
Pastikan kamu mengonsumsi cukup protein, vitamin D, dan kalsium. Protein membantu membangun otot, sementara vitamin D dan kalsium menjaga tulang tetap kuat.
3. Terapi Medis
Kalau atrofi otot disebabkan oleh penyakit saraf atau kondisi serius lain, dokter mungkin akan menyarankan pengobatan tertentu, termasuk obat-obatan atau operasi.
4. Gaya Hidup Sehat
Hindari kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol berlebihan. Keduanya bisa mempercepat kerusakan otot dan memperlambat pemulihan.
Cara Mencegah Atrofi Otot
Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan? Berikut beberapa kebiasaan yang bisa kamu lakukan sehari-hari untuk mencegah atrofi otot:
- Tetap aktif bergerak: jangan biarkan tubuh terlalu lama diam. Kalau kamu kerja di depan komputer, usahakan istirahat sejenak untuk stretching.
- Rutin olahraga: minimal 3 kali seminggu, dengan kombinasi latihan kekuatan dan kardio.
- Jaga pola makan sehat: konsumsi makanan kaya protein seperti ikan, telur, kacang-kacangan, serta sayur dan buah.
- Tidur cukup: otot juga butuh waktu untuk pulih saat kamu tidur.