Permintaan terhadap chip H200 di China dilaporkan cukup tinggi, bahkan mendorong Nvidia mempertimbangkan peningkatan kapasitas produksi akibat lonjakan pesanan dari perusahaan-perusahaan China.
Namun, keberlanjutan ekspor chip AI ke China juga akan bergantung pada kebijakan pemerintah setempat. Pemerintah China disebut tengah menyusun aturan dan pedoman baru terkait jumlah semikonduktor yang dapat dibeli perusahaan domestik dari luar negeri.
Kebijakan tersebut berpotensi melonggarkan sikap China terhadap impor chip asing, di tengah upaya negara itu memperkuat industri semikonduktor dalam negeri tanpa tertinggal dalam persaingan global teknologi AI.
Pemerintah AS menegaskan tarif baru ini tidak berlaku bagi chip yang diimpor ke AS untuk digunakan langsung di dalam negeri, termasuk untuk kepentingan riset, pertahanan, maupun kegiatan komersial.
Dalam proklamasi tersebut, pemerintah AS menyebutkan bahwa saat ini Amerika Serikat hanya memproduksi sekitar 10 persen dari total kebutuhan chip nasional, sehingga ketergantungan pada rantai pasok asing dinilai berisiko bagi ekonomi dan keamanan nasional.