Suharti memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari dinas pendidikan hingga para orang tua. “Tanpa adanya kerja sama dan koordinasi yang erat, pelaksanaan program ADEM ini tidak akan berjalan secara optimal sebagaimana yang kita harapkan,” tuturnya.
Melalui keberhasilan alumni seperti Lukas, Kemendikdasmen terus berkomitmen menghadirkan pendidikan inklusif dan bermutu untuk semua. Kisah ini menjadi bukti bahwa dengan akses yang terjangkau, setiap anak Indonesia memiliki peluang yang sama untuk bersaing di kancah internasional.
Sebagaimana yang dituturkan Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), Adhika Ganendra yang mengapresiasi capaian akademik Lukas. “Ini bukti nyata bahwa ADEM merupakan intervensi pemerintah untuk memberikan akses yang lebih luas, merata, dan nyata bagi seluruh pelajar di setiap pelosok Indonesia termasuk daerah 3T. Bahwa setiap anak Indonesia dari berbagai latar belakang berhak memperoleh pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan untuk mencapai cita-cita,” pungkasnya. dilansir kemendikdasmen.go.id