Dalam sambutannya pada acara tersebut, Presiden U Min Aung Hlaing mengatakan bahwa bioskop yang telah direnovasi itu akan berfungsi sebagai pusat kebudayaan nasional untuk menampilkan seni tradisional, film, teater, musik, dan berbagai pertunjukan lainnya dari Myanmar kepada masyarakat lokal maupun pengunjung mancanegara.
Bioskop yang telah diperbarui itu memadukan arsitektur bersejarahnya dengan fasilitas modern, termasuk kursi bioskop baru, layar LED, dan teknologi suara canggih. Bioskop tersebut siap menjadi tuan rumah festival film, pertunjukan seni tradisional, pameran warisan budaya, serta berbagai kegiatan budaya lainnya, menurut laporan itu.