CARAPANDANG - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta penanganan kasus penipuan perjalanan ibadah umrah oleh PT Khazanah Tamma Internasional (Hanania Travel) diusut sampai tuntas.
Penyelesaian kasus tersebut menurutnya penting agar para korban mendapatkan keadailan. Selain itu, untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.
“Kasus ini harus menjadi perhatian karena bukan satu dua kali terjadi. Saya tentu mendorong bersama agar kasus ini bisa diungkap sesegera mungkin, agar para jamaah bisa dipulihkan kembali kerugian yang dialami dalam kasus ini,” kata Rudianto, dalam keterangan persnya, Kamis, 18 Juni 2026.
Terlebih, praktik penipuan terhadap calon jemaah umrah masih terus berulang di berbagai daerah. Bahkan sejumlah kasus serupa juga pernah terjadi sebelumnya dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat yang ingin menjalankan ibadah ke Tanah Suci.
“Momentum kasus yang masuk di Komisi III ini, Hanania Group harus menjadi contoh agar tidak ada lagi travel-travel yang mencoba menipu rakyat kita, menipu warga kita yang mau menunaikan ibadah umrah,” tegasnya.
Maka itu, DPR berharap penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dapat menuntaskan perkara tersebut dan proses hukum dapat berjalan secara profesional sehingga mampu memberikan kepastian hukum bagi para korban.