Beranda Internasional Emaridial Ulza: Trump Klaim Iran Menyerah Hanya Retorika Kemenangan

Emaridial Ulza: Trump Klaim Iran Menyerah Hanya Retorika Kemenangan

Pernyataan Donald Trump tidak lebih dari sekadar retorika politik dan bukan gambaran nyata dari Timur Tengah saat pertempuran berkecamuk.

0
Istimewa

Dalam banyak situasi perang atau konflik internasional, menurutnya deklarasi kemenangan sepihak biasanya digunakan sebagai bagian dari strategi negosiasi untuk membangun opini publik.

 

Pola seperti ini sudah berulang kali terlihat yakni dari negosiasi dagang dengan Tiongkok, krisis Korea Utara, hingga konflik-konflik sebelumnya di kawasan yang sama.  Maka itu, menurutnya klaim bahwa Iran “telah menyerah” hampir pasti merupakan framing untuk konsumsi domestic dalam rangka membangun narasi triumfalis yang Trump butuhkan untuk rakyatnya dan juga dunia.

“Ini bukan deskripsi akurat atas kondisi di lapangan,” tegasnya.

Selanjutnya dia memprediksi eskalasi konflik yang terjadi antara Iran vs AS-Israel akan berlangsung panjang. Dan apa yang disampaikan Trump di media sosial bukanlah jalan untuk menuju perdamaian.

 

“Deklarasi kemenangan di media sosial bukanlah perdamaian. Dalam banyak kasus sejarah, retorika semacam ini justru dapat memperpanjang siklus eskalasi konflik, Apalagi ditambah dengan tidak ikut sertanya negara sekutu seperti UK atau juga spanyol menyusul jerman yang tidak akan terlibat langsung dalam perang ini memperkuat bahwa Trump butuh negosiasi,”jelasnya.

Akademisi Associate Professor Uhamka menilai bahwa antara AS dan Iran sama-sama terdesak dalam konflik ini. Maka disini perlu ada kekuatan penengah untuk mendamaikannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here