Beranda Ekonomi Emas Melemah 0,13% Poisi US$ 4587,39 Per Troy Ons

Emas Melemah 0,13% Poisi US$ 4587,39 Per Troy Ons

Selasa (13/1/2026) pukul 06.34 WIB sedikit mengerem dengan melemah 0,13% ke US$ 4587,39 per troy ons

0
Emas

Dia menambahkan, latar belakang yang menopang reli ini tampaknya tidak akan berbalik dalam waktu dekat. Tahun lalu, emas melonjak lebih dari 64%, kinerja terbaik sejak 1979, sementara perak mencatat tahun terkuat sepanjang sejarah dengan kenaikan 146,8%.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan terhadap The Fed, dengan mengancam akan mendakwa Jerome Powell terkait komentarnya soal proyek renovasi Gedung. Langkah ini disebut Powell sebagai dalih untuk mengambil alih kendali atas pemangkasan suku bunga yang diinginkan Trump.

Masa jabatan Powell berakhir pada Mei. Pemerintahan Trump dilaporkan akan mewawancarai Rick Rieder dari BlackRock sebagai kandidat potensial pengganti Powell.

The Fed diperkirakan akan menahan suku bunga pada rapat 27-28 Januari, setelah memangkasnya 75 bps tahun lalu. Namun, pasar masih memperhitungkan dua kali pemangkasan suku bunga tambahan tahun ini, yang mendorong minat terhadap aset tanpa imbal hasil seperti emas.

Ketegangan geopolitik juga tetap tinggi ketika Trump mempertimbangkan respons terhadap penindakan mematikan atas aksi protes di Iran, menyusul pencopotannya terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro serta wacananya untuk mengakuisisi Greenland.

Harga perak juga melambung. Pada perdagangan Senin (12/1/2026), harga emas ditutup di US$ 84,95 per troy ons yang menjadi penutupan tertinggi sepanjang masa. dilnsir cnbcindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here