Beranda Internasional Gelombang PHK Produsen Mobil Eropa di Tengah Transisi EV dan Meningkatnya Persaingan

Gelombang PHK Produsen Mobil Eropa di Tengah Transisi EV dan Meningkatnya Persaingan

0
Gelombang PHK Produsen Mobil Eropa di Tengah Transisi EV dan Meningkatnya Persaingan

CARAPANDANG - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diumumkan para produsen mobil besar Eropa menyoroti tekanan yang semakin meningkat pada industri otomotif di kawasan tersebut. Melemahnya permintaan eksternal, persaingan global yang semakin ketat, serta mahalnya transisi ke kendaraan listrik (electric vehicle/EV) memaksa produsen melakukan restrukturisasi.

Contoh terbaru dan paling mencolok datang dari produsen mobil Jerman, Volkswagen, yang menyatakan dalam laporan tahunannya bahwa sekitar 50.000 pekerjaan di Jerman diperkirakan akan dipangkas hingga 2030 sebagai bagian dari rencana restrukturisasi besar-besaran.

"Skalanya benar-benar sangat besar,11 ujar David Bailey, seorang pakar industri otomotif di Universitas Birmingham, dalam sebuah wawancara dengan Xinhua pada Selasa (10/3), menggambarkan langkah yang diambil Volkswagen sebagai bukti dari "badai sempurna" yang dihadapi para produsen mobil Eropa.

Dia menambahkan keputusan tersebut mencerminkan seriusnya tantangan yang dihadapi industri otomotif di seluruh benua itu.

Di lnggris, produsen mobil mewah Aston Martin pada awal tahun ini mengumumkan pihaknya berencana memangkas hingga 20 persen tenaga kerjanya setelah mengalami kerugian finansial yang berkelanjutan. Sementara itu, Jaguar Land Rover juga mengumumkan rencana untuk mengurangi ratusan posisi manajemen di lnggris melalui sebuah skema pengunduran diri sukarela.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here