Beranda Kesehatan Hati-Hati: 4 Kebiasaan Gen Z yang Bisa Membahayakan Jantung

Hati-Hati: 4 Kebiasaan Gen Z yang Bisa Membahayakan Jantung

Serangan jantung memang lebih umum pada lansia. Namun, proses yang akhirnya berujung pada penyakit kardiovaskular bisa terjadi pada orang yang usianya lebih muda

0
4 Kebiasaan Gen Z yang Bisa Membahayakan Jantung

Tinjauan sistematis dan metaanalisis tahun 2025 terhadap 21 studi dengan lebih dari 17 ribu peserta usia 18–30 tahun menemukan penggunaan rokok elektronik bernikotin secara akut meningkatkan tekanan darah sistolik rata-rata sekitar 3,1 mmHg, tekanan diastolik sekitar 2,1 mmHg, dan denyut jantung sekitar 4 denyut per menit.

Penggunaan kronis juga dikaitkan dengan gangguan vasodilatasi endotel dan perubahan awal yang berhubungan dengan aterosklerosis.

Memang, tidak berarti setiap orang yang pernah menggunakan vape akan mengalami penyakit jantung. Namun, vape tetap bisa berefek buruk pada sistem kardiovaskular, terutama jika penggunaannya menjadi kebiasaan bertahun-tahun.

2. Begadang terus-menerus dan menganggap utang tidur bisa dibayar

Satu episode lagi, beberapa video pendek lagi, atau menyelesaikan pekerjaan hingga larut mudah membuat waktu tidur bergeser makin jauh.

Padahal, orang dewasa dianjurkan memperoleh sekitar 7–9 jam tidur per malam, sedangkan remaja usia 13–18 tahun butuh sekitar 8–10 jam.

Kurang tidur dapat memengaruhi tekanan darah, regulasi gula darah, berat badan, sistem saraf otonom, dan fungsi pembuluh darah. Bahkan efek jangka pendek dapat terukur.

Dalam penelitian terhadap 42 orang dewasa muda sehat, satu malam kurang tidur meningkatkan tekanan darah sistolik perifer, pulse pressure, cardiac output, serta pulse wave velocity, salah satu ukuran kekakuan arteri.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here